Jumat, 12 Oktober 2012

Keprihatinan

Posting ini diposkan oleh saya. tulisan dibawah merupakan ungkapan pemikiran dari adik saya yang duduk di bangku sma.



Saya sangat bingung dengan kenyataan yang terjadi. Di sekolah saya bertemu dengan banyak teman, dan mereka sungguh masih lugu, kami sering bermain kepang-kepangan, kejar-kejaran, dan hal-hal kekanakan lainnya. Mungkin terlihat aneh melihat anak dengan seragam putih abu-abu bermain hal-hal seperti itu. Tapi tak dapat dipungkiri bahwa saya, Rana, Avinda, Bunga, Aditya, dan Ryan teman-teman saya merasa sangat bahagia dapat bertemu di sekolah dan memainkan hal-hal seperti itu.
Sekarang ini sedang marak-maraknya terdengar tentang tawuran antar pelajar. Ketika saya mendengar bahwa salah seorang pelajar dari sekolah itu bahkan tewas karena ditusuk senjata tajam oleh pelajar dari sekolah lain.
Di sekolah pun, saya sontak membicarakan hal itu pada teman-teman terdekat saya, reaksi mereka lucu-lucu. Namun satu yang terlintas di kepala saya saat itu, dimensi yang berbeda yang saya jalani di sekolah saya bersama teman-teman lugu saya dibandingkan dengan kenyataan hidup yang harus dialami salah seorang yang tewas karena tawuran.
Di saat saya dan teman saya tertawa terbahak-bahak dan bahkan berteman erat dengan siswa dari sekolah lain, kami membicarakan tentang program-program sekolah dan tersenyum satu dengan yang lainnya, namun di sisi lain siswa satu dan yang lainnya saling membunuh.
Banyak siswa lain di sekolah saya yang mengatakan bahwa apa yang saya dan teman-teman terdekat saya lakukan sangatlah ketinggalan zaman dan ga gaul, terkadang saya sedih mendengar hal itu, namun saya justru sadar bahwa tugas utama saya sebagai pelajar adalah belajar sebaik mungkin dan mencetak prestasi sebanyak mungkin.

Hiburan yang saya dapatkan dari teman-teman di sekitar saya juga sangat menyegarkan, kami tertawa bersama, bercanda bersama dan tanpa sedikitpun berniat untuk menyakiti satu dengan yang lainnya. Entah apa yang menyebabkan perbedaan ini, namun saya sungguh berharap saya dan teman-teman saya dapat bersekolah dengan damai.



Tips dan Trik Agar Tidak Lupa Mengerjakan Tugas



Jadi, kali ini saya punya tips dan trik agar kita tidak lupa untuk mengerjakan tugas, tigak terlambat, dan tugas tidak menumpuk….

1.      Siapkan buku agenda! Buku agenda sangat diperlukan dalam misi mengingat tugas,. Jadi setiap kali kita mendapatkan tugas dari seorang guru, atau mungkin tugas kelompok, kita langsung mencatatnya dengan. Di dalam buku agenda, gambarlah sebuah tabel (jika belum tersedia di dalam buku tersebut) yang kolomnya terdiri dari mata pelajaran (perihal), tugas yang harus dilakukan, tanggal diberikannya tugas tersebut, tanggal dikumpulkannya tugas, dan keterangan yang berisikan status dari tugas tersebut (sudah atau belum dikerjakannya tugas).
2.      Buatlah kalender, atau gunakanlah kalender yang memiliki kotak atau spasi cukup luas di sekitar tanggal. Menulis agenda saja tidak cukup, karena kita akan lebih sering melihat benda yang cukup besar seperti kalender ketimbang buku agenda. Salinlah tugas yang ditulis di agenda atau yang masih diingat ke kalender, caranya adalah menuliskan tugas pada hari dikumpulkannya tugas tersebut, jika tugas sudah dilakukan, berikan tanda contreng.
3.      Jika diberikan tugas yang memiliki detil rumit dan secara lisan diberitahukan oleh guru atau kelompok, gunakan recorder yang ada di telepon genggam dan mintalah pada orang yang bersangkutan untuk mengulangi ucapan pendeskripsian tugas tersebut.
4.      Buatlah kebiasaan yang baik. Buatlah sebuah target untuk belajar dimulai dari 2 jam tiap harinya, dengan begitu kita akan terlatih untuk disiplin belajar dan mengerjakan tugas yang ada, sehingga taka da yang terlewat.

Rabu, 10 Oktober 2012

Bahasa Indonesia Itu Luar Biasa

Penggunaan bahasa Indonesia ini dianggap efektif karena setidaknya dapat dimengerti oleh empat negara anggota ASEAN. Di lain pihak, Vietnam dengan terang-terangan mendeklarasikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kedua mereka setelah Bahasa Vietnam, dan disetarakan dengan bahasa resmi lain seperti Jepang, Inggris, dan Prancis.
   
Bahasa Indonesia tenyata memiliki popularitas yang tinggi di negara asing, dan negara asing pun memiliki apresiasi yang tinggi pula terhadap bahasa resmi kita itu. Bahasa Indonesia bukan hanya menjadi bahasa persatuan dalam Negara Indonesia saja, namun juga berlaku untuk berbagai negara.
  
Sebagaimana sumpah pemuda 28 Oktober 1928, lahirlah kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, juga sebagai jati diri bangsa serta alat pemersatu yang dapat mempersatukan bangsa Indonesia yang beragam budaya dan suku—dengan bahasa daerah mereka masing-masing—hingga dapat berkomunikasi dengan lancar dari satu orang ke orang lain yang berbeda suku pula.
Bahasa kini banyak yang dipelintir, baik itu cara membaca atau hurufnya. Misalnya kata aku atau saya sekarang lebih populer dengan kata gue, atau frasa apa saja boleh—yang kini tengah hangat di kota Medan sebagai jawaban dari apa saja yang ditanya—dipelintir menjadi apa aja boyeh. Frasa ini dianggap sebagai suatu jawaban paling sederhana bagi kaula muda karena tidak mau berpikir rumit, sebagaimana ditulis Yulhasni penulis spesial bidang sastra dan budaya.
"http://www.analisadaily.com/news/read/2012/01/13/30318/bahasa_indonesia_di_mata_kita_dan_dunia/#.UHZHvq5BIpE" .

Uniknya Bahasa Indonesia menurut (http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesian_language) adalah 1 dari 3 bahasa asia yang wajib di pelajari selain bahasa China(mandarin) dan bahasa Jepang. Sangat mungkin bahasa indonesia menjadi bahasa internasional karena VOA dan BBC juga menggunakan bahasa Indonesia sebagai standar penyiaran bahasa melayu. Ditambah lagi kenyataan seperti yang sebelumnya bahwa 4 negara asean sudah mengenal Bahasa Indonesia bahkann Vietnam menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua di negara mereka.Pada wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Indonesian_language) di informasikan bahwa di seluruh dunia 140.000.000 pembicara menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua mereka kebanyakan mereka berasal dari Belanda, Philipina, Saudi Arabia, Singapura ,dan Amerika Serikat.

Saya harap para pembaca bisa sadar kalau bahasa indonesia adalah bahasa yang luar biasa. Mulailah belajar berbahasa Indonesia karena besar kemungkinan untuk menjadi bahasa yang mendunia. Jangan sampai pemahaman kita sebagai warga negara Indonesa terhadap bahasanya takluk dengan bangsa dan bahasa  lain.